Kategori: Uncategorized

  • CEGAH KRIMINALITAS POLSEK MARIKIT GELAR PATROLI MALAM DI KEC. MARIKIT KAB. KATINGAN

    CEGAH KRIMINALITAS POLSEK MARIKIT GELAR PATROLI MALAM DI KEC. MARIKIT KAB. KATINGAN

    KATINGAN – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Marikit Polres Katingan melaksanakan kegiatan patroli KRYD di wilayah Kecamatan Marikit, Jumat 22 Agustus 2026 pukul 20. 30 Wib s.d. selesai.

    Patroli Personel  Polsek Marikit menyasar daerah rawan tindak pidana, pemukiman warga dan kompleks pertokoan di wilayah Kec. Marikit Kab. Katingan.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H. mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah pimpinan dalam menjaga Harkamtibmas.

    “Kami laksanakan patroli mobile dan sambang dialogis. Selain itu kami juga berikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian, curanmor dan balap liar,” ujar Kapolsek.

    Hasilnya, situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Masyarakat menyambut baik kehadiran Polri di tengah aktivitas Malam hari.

  • Dua Pelaku Pembakar Lahan di Palangka Raya Berhasil diamankan Polda Kalteng, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

    Dua Pelaku Pembakar Lahan di Palangka Raya Berhasil diamankan Polda Kalteng, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

    Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Satreskrim Polresta Palangka Raya berhasil mengungkap kasus dugaan pembakaran lahan di Jl. G. Obos 14, Gang Kenanga, Kota Palangka Raya. Kasus ini mencuat setelah video viral di TikTok yang diunggah relawan pemadam.

    “Dari hasil penyelidikan pada Jumat (21/8/2026), kami telah mengamankan dan memeriksa dua orang terduga pelaku yaitu W dan I,” ungkap Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Eka Palti Arie Putra Hutagaol, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat konferensi pers di Lobi Mapolresta Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

    Kasatreskrim menerangkan, berdasarkan keterangan dari saksi pembakaran dilakukan pada 17 Agustus 2026 untuk membersihkan lahan pribadi seluas kurang lebih 20×50 meter, kemudian kobaran api sempat membesar dan membakar pohon sawit.

    Aksi tersebut direkam oleh kedua pelajar yang hendak melintas di Jl. G.Obos kemudian ingin membantu memadamkan api, namun diusir oleh pelaku. Rekaman itu kemudian beredar di media sosial dan menjadi petunjuk awal bagi penyidik untuk mengidentifikasi pelaku.

    “Berbekal rekaman video yang beredar, penyidik bergerak cepat melacak identitas saksi kunci yang merekam kejadian tersebut,” kata Kompol Eka Palti Arie Putra Hutagaol.

    Saat ini kedua pelaku dan barang bukti berupa korek gas telah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

    “Kedua pelaku akan dikenakan Pasal 308 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana yang menyebabkan kebakaran.

    “Keduanya terancam pidana penjara maksimal sembilan tahun. Penyidik saat ini masih melengkapi berkas perkara sebelum proses hukum dilanjutkan,” tutupnya.

  • Respon Cepat Ditsamapta Polda Kalteng, Padamkan Karhutla Dekat Permukiman

    Respon Cepat Ditsamapta Polda Kalteng, Padamkan Karhutla Dekat Permukiman

    Palangka Raya – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan yang nyaris merembet ke permukiman warga di Jalan Danau Rangas, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026) dini hari.

    Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Viddy Dasmasela, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, personel langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat guna mencegah api meluas dan mengancam permukiman warga.

    “Begitu menerima laporan masyarakat, personel langsung bergerak ke lokasi untuk mencegah api mendekati permukiman warga,” kata Viddy.

    Sebanyak delapan personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut dengan menggunakan satu unit kendaraan R6 Karhutla. Personel tiba di lokasi sekitar pukul 02.20 WIB, setelah menerima laporan kebakaran pada pukul 01.40 WIB.

    Setibanya di lokasi, personel langsung menyiapkan peralatan dan melakukan pemadaman. Untuk mempercepat penanganan, petugas membagi jalur pemadaman dengan menggunakan dua nozzle yang diarahkan ke sisi kanan dan bagian belakang rumah di sekitar lahan yang terbakar.

    “Personel membagi dua jalur pemadaman menggunakan dua nozzle untuk menjangkau sisi kanan dan bagian belakang rumah yang berada di sekitar lahan terbakar,” ujarnya.
    Setelah api berhasil dikendalikan, personel melakukan proses pendinginan pada area yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengantisipasi agar kebakaran tidak merembet ke area lainnya.

    Petugas kemudian melakukan pengecekan secara menyeluruh di sekitar lokasi guna memastikan seluruh titik api telah padam dan situasi benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.

    “Setelah api dipastikan padam dan kondisi di sekitar lokasi aman, personel melakukan konsolidasi serta pengecekan peralatan sebelum kembali ke mako,” jelas Viddy.

    Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah dilakukan pengecekan akhir, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.

    Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel juga dilengkapi dengan perlengkapan pendukung berupa masker, sepatu boot, dan senter untuk menunjang keselamatan serta kelancaran penanganan kebakaran pada malam hingga dini hari.

    Kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran lahan meluas, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.

  • Personel Satbrimob Polda Kalteng Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Palangka Raya

    Personel Satbrimob Polda Kalteng Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Palangka Raya

    Palangka Raya — Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Jl. Yos Sudarso XXII, Kota Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026) siang.

    Setelah menerima laporan adanya Karhutla di lokasi tersebut, personel Satbrimob Polda Kalteng segera merapat ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Dengan menggunakan peralatan yang tersedia, personel berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan upaya pencegahan agar api tidak meluas ke area lainnya.

    Langkah cepat tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Satbrimob Polda Kalteng dalam merespons setiap laporan Karhutla, khususnya di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi Karhutla.

    “Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons personel dalam menangani setiap laporan Karhutla. Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

    Satbrimob Polda Kalteng berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan respons cepat dalam setiap upaya penanggulangan Karhutla demi menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.

  • Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Petuk Katimpun

    Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Petuk Katimpun

    Personel Satbrimob Polda Kalteng melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026) sore.

    Kawasan Petuk Katimpun yang didominasi lahan gambut dengan area yang cukup luas menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam penanganan Karhutla. Kondisi lahan gambut yang mudah terbakar dan berpotensi membuat api kembali muncul menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

    Setibanya di lokasi, personel Satbrimob Polda Kalteng langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas serta mengantisipasi munculnya kembali titik api di sekitar kawasan.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya terus mengerahkan personel untuk merespons setiap laporan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut cukup luas.

    “Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan bergerak cepat dalam setiap penanganan Karhutla. Lahan gambut memiliki karakteristik yang membutuhkan penanganan secara serius, sehingga selain pemadaman, kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan,” tegas Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Satbrimob Polda Kalteng berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanggulangan Karhutla. Peran serta masyarakat juga sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran, terutama di kawasan lahan gambut yang memiliki potensi penyebaran api lebih cepat dan luas.

  • Personel Brimob Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur

    Personel Brimob Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur

    Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng bersama tim gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (22/8/2026) siang.

    Setelah menerima informasi terkait adanya Karhutla, personel bersama tim gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah api semakin meluas serta mengantisipasi munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan Karhutla.

    “Kami terus mengerahkan personel dan bersinergi dengan tim gabungan untuk melakukan pemadaman Karhutla. Upaya ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena dampaknya dapat merugikan lingkungan dan masyarakat luas,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Kegiatan pemadaman berlangsung dengan mengedepankan keselamatan personel serta koordinasi bersama tim di lapangan. Satbrimob Polda Kalteng juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar.

  • Kapolda Kalteng Sambut Kunker Wakapolri dan KASAD, Cek Penanganan Karhutla di Kalteng

    Kapolda Kalteng Sambut Kunker Wakapolri dan KASAD, Cek Penanganan Karhutla di Kalteng

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur H. Agustiar Sabran dan jajaran Forkopimda menyambut kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

    Kedatangan Wakapolri dan KASAD ke Kalimantan Tengah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja dalam rangka mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meninjau secara langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalteng.

    Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan upaya penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melihat secara langsung kondisi di lapangan serta kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi maupun kejadian Karhutla.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan kedatangan kedua pejabat tinggi TNI-Polri tersebut.

    “Benar, Wakapolri dan KASAD tiba di Palangka Raya dalam rangka kunjungan kerja mendampingi Bapak Presiden RI untuk meninjau langsung penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah,” ujar Kabidhumas.

    Ia menambahkan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait dalam penanggulangan Karhutla.

    “Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak. Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan langkah-langkah pencegahan, pemadaman, dan penanganan Karhutla dapat semakin efektif serta berjalan secara terpadu,” jelasnya.

    Polda Kalteng bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus melakukan berbagai upaya dalam menghadapi Karhutla, mulai dari patroli dan pemantauan titik rawan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga penanganan di lokasi apabila terjadi kebakaran.

  • Malam Bukan Halangan, Dirsamapta Polda Kalteng Pimpin Personel Untuk Padamkan Kebakaran Lahan

    Malam Bukan Halangan, Dirsamapta Polda Kalteng Pimpin Personel Untuk Padamkan Kebakaran Lahan

    Palangka Raya — Malam hari bukan menjadi penghalang bagi jajaran Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Direktur Samapta Polda Kalteng memimpin langsung personel untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di wilayah hukum Polda Kalteng, Sabtu (22/08/2026) dini hari.

    Dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadaman, petugas bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi adanya titik api. Setibanya di lokasi, personel segera melakukan upaya pemadaman serta penyisiran untuk memastikan api tidak kembali menyala dan meluas ke area lainnya.

    Pelaksanaan pemadaman dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi lahan yang rawan serta aktivitas dilakukan pada malam hari berdekatan dengan pemukiman masyarakat. Personel juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap guna mencegah munculnya kembali api.

    Direktur Samapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan karhutla merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan.

    “Meski berlangsung pada malam hari, personel tetap melaksanakan pemadaman secara maksimal. Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas,” tegas Viddy.

    Ia juga menambahkan, upaya penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

    Kegiatan pemadaman tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan personel Ditsamapta Polda Kalteng dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus sebagai bentuk komitmen Polri untuk menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. (Pids/).

  • Polres Lamandau Cek dan Kontrol Kebakaran Lahan yang Berdekatan dengan HGU PT Pilar Wanapersada

    Polres Lamandau Cek dan Kontrol Kebakaran Lahan yang Berdekatan dengan HGU PT Pilar Wanapersada

    Lamandau – Polres Lamandau melalui Satreskrim bersama personel Unit Buser, Unit Tipiter, Bhabinkamtibmas, serta pihak PT Pilar Wanapersada melaksanakan pengecekan dan pengendalian kebakaran lahan yang berdekatan dengan wilayah HGU PT Pilar Wanapersada, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Tim melakukan pengecekan di kawasan Bukit Pendulangan, Desa Suja dan Desa Bakonsu, dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer menuju lokasi. Jumat 21/8/2026

    Dalam pengecekan tersebut, tim menemukan titik api dengan kondisi cukup luas pada koordinat hotspot -1.997968, 111.295232. Sementara itu, luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan, Petugas juga berupaya melakukan pemantauan menggunakan drone. Namun, kondisi cuaca dan situasi yang gelap tidak memungkinkan pelaksanaan pemantauan secara optimal, sehingga pengecekan udara menggunakan drone akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

    Kegiatan melibatkan Kasat Reskrim Polres Lamandau, personel Unit Buser dan Unit Tipiter, serta Bhabinkamtibmas bersama Manager, Asisten, CSR dan karyawan PT Pilar Wanapersada.

    Polres Lamandau bersama seluruh pihak terkait akan terus melakukan pemantauan dan langkah penanganan terhadap kebakaran lahan guna mencegah meluasnya api serta menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.(HMS)

  • Bhabinkamtibmas Desa Penopa Pasang Spanduk Imbauan Larangan Karhutla, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

    Bhabinkamtibmas Desa Penopa Pasang Spanduk Imbauan Larangan Karhutla, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

    Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Desa Penopa, BRIPTU Angga Marli, melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk imbauan tentang larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan, Sabtu, 22/8/2026

    Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

    Dalam pemasangan spanduk tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungan serta menghindari cara-cara pembukaan lahan dengan membakar yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas masyarakat.

    BRIPTU Angga juga mengajak warga Desa Penopa untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran hutan maupun lahan.

    Pemasangan spanduk imbauan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai larangan dan bahaya yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

    Selain sebagai bentuk edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bhabinkamtibmas dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat serta membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

    Bhabinkamtibmas Desa Penopa berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan ikut mendukung langkah-langkah pencegahan karhutla demi terciptanya wilayah yang aman dan nyaman.

    Melalui kegiatan pemasangan spanduk imbauan ini, Polsek Lamandau berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan karhutla serta meningkatkan sinergitas bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Kecamatan Lamandau