Penulis: Admin

  • Pantang Menyerah, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Teruskan Upaya Pemadaman Karhutla

    Pantang Menyerah, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Teruskan Upaya Pemadaman Karhutla

    PALANGKA RAYA – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Dengan semangat pantang menyerah dan mengedepankan kesiapsiagaan, personel Ditsamapta kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemadaman terhadap titik-titik api yang masih ditemukan, Minggu (13/9/2026).

    Meski harus menghadapi kepulan asap, panas, serta kondisi medan yang cukup sulit, personel tetap bergerak menyisir area terdampak untuk menemukan titik api yang masih menyala maupun bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

    Pemadaman dilakukan secara intensif dengan menyasar bagian lahan yang masih mengeluarkan asap dan memiliki bara api. Setelah api berhasil dikendalikan, personel kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sumber panas yang dapat menyebabkan api kembali muncul.

    Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Kalteng dalam menangani karhutla secara cepat dan maksimal sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak kebakaran, khususnya ancaman kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa personel Ditsamapta akan terus dikerahkan untuk menangani setiap titik karhutla yang ditemukan di wilayah hukum Polda Kalteng.

    “Personel akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan pemadaman. Kondisi di lapangan tidak menjadi alasan untuk berhenti, karena yang menjadi prioritas adalah memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas,” tegas Viddy.

    Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemadaman terhadap api yang terlihat, tetapi juga menyisir area sekitar untuk mencari titik-titik panas yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran. Penyiraman dilakukan secara berulang, terutama pada lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara di dalam tanah.

    Proses pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla karena api yang telah padam di permukaan belum tentu sepenuhnya aman. Bara yang masih tersimpan di dalam tanah dapat kembali menyala apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

    Personel pun tetap melanjutkan penyiraman hingga kondisi lahan dinilai aman dan tidak lagi ditemukan asap maupun bara yang berpotensi menimbulkan api baru.

    “Pantang menyerah menjadi semangat kami dalam menangani karhutla. Selama masih ada titik api yang harus ditangani, personel akan terus bergerak dan melakukan upaya pemadaman secara maksimal,” tambahnya.

    Ditsamapta Polda Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan menggunakan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

    “Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Jangan biarkan api berkembang dan meluas. Segera laporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” pungkasnya. (Pids/)

  • Tim Karate Polda Kalteng Borong Prestasi di Bhayangkara Eiger Series II Piala Gubernur Jateng 2026

    Tim Karate Polda Kalteng Borong Prestasi di Bhayangkara Eiger Series II Piala Gubernur Jateng 2026

    Semarang – Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mengharumkan nama kesatuannya di kancah nasional.

    Pada Kejuaraan Bhayangkara Eiger Series II Piala Gubernur Jawa Tengah Tahun 2026 di Kota Semarang, Tim KBP Polda Kalteng berhasil meraih 10 medali dari dua kategori yang dipertandingkan.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Tim KBP dalam kejuaraan ini.

    “Keikutsertaan Tim KBP Polda Kalteng ini merupakan wujud komitmen Polri dalam meningkatkan kemampuan personel, pengalaman bertanding, dan prestasi melalui cabang olahraga,” ungkap Kabidhumas.

    Kombes Budi mengatakan, dalam kejuaraan kali ini pihaknya berhasil menorehkan prestasi dengan meraih sepuluh mendali.

    Untuk empat medali yang diraih pada Kelas Open Turnamen TNI-Polri, berhasil ditorehkan Bripda Efrat Delvino, Banit Yon C Pelopor Satbrimob Polda Kalteng sebagai Juara 2 Komite -67 Kg Putra, Bripda M. Fahmi H., Banit Ditsamapta Polda Kalteng sebagai Juara 3 Kata Perorangan Putra.

    Kemudian Bripda Fikri Azhar, Banit Satreskrim Polres Kotawaringin Timur sebagai Juara 3 Kumite -67 Kg Putra, dan Bripda M. Akhyaril Gibran, Banit Ditsamapta Polda Kalteng sebagai Juara 3 Kumite -67 Kg Putra,” urainya.

    Kabidhumas menambakan untuk dominasi di Kelas Open Festival
    Prestasi lebih gemilang ditunjukkan Tim KBP Polda Kalteng yang berhasil menyabet enam medali diantaranya.

    -Juara 1 Kumite, Bripda Fikri Azhar, Banit Satreskrim Polres Kotim.

    -Juara 1 Kumite, Bripda Rajiv Gustian, Banit Satsabhara Polres Seruyan

    -Juara 1 Kumite, Bripda Leo F. Silaban, Bamin SPN Polda Kalteng

    -Juara 1 Kata, Bripda M. Fahmi H., Banit Ditsamapta Polda Kalteng.

    -Juara 1 Kumite: Bripda M. Akhyaril Gibran, Banit Ditsamapta Polda Kalteng.

    -Juara 2 Kumite, Bripda Efrat Delvino, Banit Yon C Pelopor Satbrimob Polda Kalteng.

    “Capaian ini membuktikan bahwa personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga,” kata Kabidhumas.

    Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat latihan, dan mental bertanding yang tinggi dari seluruh atlet.

    Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari pembinaan di bawah pimpinan Karo Log Polda Kalteng Kombes Pol. Elijas Hendrajana, selaku Ketua Komite Olahraga Polri (KOP) Cabor Karate Polda Kalteng.

    “Terus berlatih, jaga disiplin, junjung tinggi sportivitas dan berikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan. Prestasi hari ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa yang akan datang,” tutupnya.

  • Polsek Bulik Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Kujan

    Polsek Bulik Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Kujan

    Lamandau – Personel Polsek Bulik bersama Bhabinkamtibmas dan tim gabungan mendatangi lokasi kebakaran lahan di belakang Perusahaan Daerah Bajurung Raya, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (12/09/2026).

    Penanganan dilakukan berdasarkan informasi dari Kalaksa BPBD dan Grup TRC-PB Kabupaten Lamandau. Personel yang mendatangi lokasi terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Brimob, Polres serta masyarakat, dengan Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H. dan Bhabinkamtibmas Bripka Dedy Irawan turut berada di lapangan.

    Dalam proses penanganan, pemadaman dilakukan menggunakan 4 unit truk tangki BPBD Kabupaten Lamandau, 1 unit truk tangki air Kodim, mobil pick up, kendaraan operasional, sepeda motor, mesin apung, selang besar dan kecil, nozzle serta perlengkapan pendukung lainnya. Pemadaman juga dibantu oleh masyarakat sekitar.

    Lahan yang terbakar diperkirakan seluas ±1 hektare. Penyebab kebakaran belum diketahui. Setelah dilakukan upaya pemadaman, api sepenuhnya berhasil dipadamkan. Sebelum meninggalkan lokasi, masing-masing unsur memastikan personel telah lengkap.

    Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi kendala berupa lokasi titik air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran serta kondisi angin dan rumput kering yang dapat mempermudah terjadinya kebakaran. Kegiatan penanganan berakhir pada pukul 15.20 WIB.

    Polres Lamandau bersama jajaran dan unsur terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla serta mengedepankan sinergi dengan masyarakat dalam menangani setiap kejadian kebakaran lahan. (Hms)

  • Polres Lamandau Bersama Polsek Bulik Padamkan Titik Api Hasil Verifikasi Hotspot di Desa Bunut

    Polres Lamandau Bersama Polsek Bulik Padamkan Titik Api Hasil Verifikasi Hotspot di Desa Bunut

    Lamandau – Personel Polres Lamandau bersama Polsek Bulik melaksanakan pengecekan, verifikasi dan pemadaman titik api hasil deteksi hotspot di Desa Bunut, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (12/09/2026).

    Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan melakukan groundcheck terhadap 10 titik hotspot yang terdeteksi oleh NASA-MODIS dengan tingkat kepercayaan medium. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan lahan terbakar dengan luas sekitar ±4 hektare dan masih terdapat kobaran api.

    Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat yakni Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H., Bhabinkamtibmas Aipda S. Haryono, Bhabinkamtibmas Bripka King Cau serta Brigpol Diska selaku operator drone. Personel didukung 1 unit R2, 3 unit R4, 2 unit kendaraan Damkar, 1 unit drone dan 1 unit HP Android.

    Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman dan pendinginan pada lahan yang terbakar. Penyisiran juga dilakukan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat kobaran api maupun sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

    Lahan yang terbakar merupakan tanah mineral dengan luas sekitar ±4 hektare. Lokasi tersebut berjarak sekitar 25 kilometer dari Pos Pol Beruta dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui.

    Polres Lamandau bersama Polsek Bulik terus mengoptimalkan kesiapsiagaan dan respons terhadap setiap titik api yang terdeteksi melalui verifikasi langsung di lapangan. Pemantauan dan penanganan Karhutla dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas serta mengantisipasi munculnya titik api kembali. (Hms)

  • Sat Samapta Polres Lamandau Tingkatkan Patroli Dialogis di Objek Vital

    Sat Samapta Polres Lamandau Tingkatkan Patroli Dialogis di Objek Vital

    Lamandau – Personel Satuan Samapta Polres Lamandau melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar sejumlah objek vital, di antaranya Pasar Induk dan perbankan di wilayah hukum Polres Lamandau, Sabtu malam (12/09/2026).

    Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas sekaligus memastikan situasi di sekitar objek vital tetap terpantau.

    Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan secara langsung serta berdialog dengan masyarakat maupun pihak yang berada di lokasi. Melalui komunikasi tersebut, personel menyampaikan imbauan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan apabila menemukan hal yang mencurigakan.

    Kehadiran personel di kawasan pasar dan perbankan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

    Sat Samapta Polres Lamandau terus mengoptimalkan patroli dialogis di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan objek vital sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan serta peningkatan pelayanan kepolisian. (Hms)

  • Pastikan Penanganan Karhutla Optimal, Kapolda Kalteng Perintahkan Jajaran Intensifkan Patroli dan Penegakan Hukum

    Pastikan Penanganan Karhutla Optimal, Kapolda Kalteng Perintahkan Jajaran Intensifkan Patroli dan Penegakan Hukum

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, memerintahkan seluruh Kapolres/ta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Perintah tersebut disampaikan langsung Kapolda Kalteng, saat menggelar Zoom Meeting bersama Wakapolda Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, dan para pejabat utama Polda serta Kapolres jajaran di Posko Induk Karhutla Mapolda setempat, Sabtu (12/9/2026).

    “Saya minta para Kapolres/ta jajaran agar setiap hari monitor aplikasi Sipongi. Lihat wilayahnya, kalau ada titik api atau hotspot, segera tangani dengan cepat,” tegas Kapolda.

    Irjen Iwan juga menekankan pentingnya patroli di lokasi-lokasi yang rawan Karhutla. Apabila ditemukan pelaku pembakaran hutan dan lahan, maka harus langsung ditindaklanjuti dengan proses penegakan hukum.

    “Lokasi lahan yang sudah terbakar agar diberikan Police Line. Apabila ada yang tetap melakukan aktivitas di lahan tersebut agar diproses hukum juga,” ujarnya.

    “Langkah cepat dan tegas ini diperlukan untuk memutus mata rantai Karhutla, terutama di tengah kondisi El Nino yang menyebabkan tingkat kekeringan ekstrem di Kalteng,” jelas Kapolda.

    Sementara itu, ditempat yang sama Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan bahwa pada kesempatan itu Kapolda juga mengevaluasi pelaksanaan pengamanan kunjungan Wakil Presiden RI dan Wakapolri di Bumi Tambun Bungai.

    “Terima kasih atas pengamanan Wakil Presiden RI dan Wakapolri. Meski berjalan lancar kita juga harus mengevaluasi agar lebih terkoordinasi dan tergelar dengan baik kedepannya,” ujarnya.

    Kabidhumas berharap melalui kegiatan evaluasi terkait karhutla ini bisa semakin maksimal. Sehingga penanganan dapat lebih cepat dan efektif serta tidak semakin meluas. (adji/supri)

  • Pengabdian Masyarakat, Sespimti Polri Dikreg ke-36 Laksanakan Bakti Sosial di Pos Titik Api Karhutla Kabupaten Katingan

    Pengabdian Masyarakat, Sespimti Polri Dikreg ke-36 Laksanakan Bakti Sosial di Pos Titik Api Karhutla Kabupaten Katingan

    Katingan – Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri menggelar Pengabdian Masyarakat di pos titik api Karhutla wilayah Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu(12/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, para Serdik turut meninjau kondisi di lapangan, berinteraksi dengan petugas yang melaksanakan pemantauan dan penanganan Karhutla, serta memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 tersebut.

    “Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman Karhutla. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, petugas di lapangan dan masyarakat sangat penting dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla,” ucapnya.

    Sementara itu, salah satu Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

    “Kegiatan ini menjadi pengalaman sekaligus bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin berkontribusi secara langsung dalam mendukung petugas di lapangan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla,” ujarnya.

    Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat di pos titik api Karhutla Kabupaten Katingan ini, Sespimti Polri Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri menunjukkan komitmen untuk turut serta dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan serta keselamatan masyarakat.(Joy)

  • Peduli Kesehatan Masyarakat, Sespimti Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri Gelar Baksos Peduli Karhutla di Kalteng

    Peduli Kesehatan Masyarakat, Sespimti Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri Gelar Baksos Peduli Karhutla di Kalteng

    Palangka Raya – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mendukung pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah, Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) peduli Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya, Jumat(11/9/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang terdampak maupun berpotensi terdampak Karhutla.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

    “Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain memberikan bantuan, kami juga terus mengedukasi masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” ucapnya.

    Sementara itu, salah satu Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 menyampaikan bahwa kegiatan baksos ini menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi di lapangan terkait upaya pencegahan Karhutla.

    “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat melalui bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla,” ujarnya.

    Melalui kegiatan Baksos Peduli Karhutla ini, Sespimti Dikreg ke-36 Sespim Lemdiklat Polri menunjukkan komitmen untuk turut berkontribusi dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah.(Joy)

  • Kabut Asap Semakin Tebal, Sosialisasi Karhutla Terus Digencarkan

    Kabut Asap Semakin Tebal, Sosialisasi Karhutla Terus Digencarkan

    Kapuas, 12/9/26 — Ditpolairud Polda Kalteng melalui Mako Perwakilan Palangkau Lama memberikan imbauan tentang waspada kabut asap.

    Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai semakin tebal di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan kualitas udara.

    Di tengah situasi tersebut, upaya pencegahan dan penanganan karhutla terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

    Petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut dan mudah terbakar. Edukasi diberikan mengenai bahaya karhutla serta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari.

    Dengan semakin tebalnya kabut asap, masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran. Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.

    Melalui sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan dan kondisi udara kembali membaik.

  • Kesiapsiagaan Tanpa Henti, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Jinakkan Api di Kawasan Kereng Bangkirai

    Kesiapsiagaan Tanpa Henti, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Jinakkan Api di Kawasan Kereng Bangkirai

    Palangka Raya – Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah kembali bergerak cepat menanggulangi kobaran api di kawasan Jalan Basewut, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Sabtu (12/9/2026).

    Aksi tanggap darurat tersebut difokuskan pada titik koordinat -2.280246, 113.89754.

    Setibanya di lokasi, petugas langsung mengulur selang air dan melakukan penyemprotan masif pada area lahan yang terbakar. Petugas juga melancarkan proses pembasahan mendalam (cooling down) guna mengeliminasi sisa-sisa bara api di dalam lapisan tanah gambut agar tidak kembali memicu kebakaran susulan mau pun kepulan asap tebal.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel Satgas Karhutla Bidpropam merupakan bentuk komitmen nyata Polda Kalteng dalam menjaga wilayah Palangka Raya dari ancaman bencana asap.

    “Petugas terus bersiaga dan mengoptimalkan penanganan cepat di lapangan. Setiap kemunculan titik api langsung kami respons dengan pemadaman total dan pendinginan lokasi,” tegasnya.

    Berkat respons cepat dan kerja keras personel di lapangan, titik api di Jalan Basewut berhasil dipadamkan sepenuhnya. Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman, tertib, serta situasi di lokasi kejadian dipastikan kondusif dan terkendali.