Penulis: Admin

  • Polsek Delang Sambangi Masyarakat, Perkuat Komunikasi Lewat Dialogis

    Polsek Delang Sambangi Masyarakat, Perkuat Komunikasi Lewat Dialogis

    Lamandau – Personel Polsek Delang melaksanakan kegiatan sambang dan bincang bersama masyarakat di wilayah hukum Polsek Delang pada Selasa malam (18/08/2026) sebagai upaya membangun kedekatan sekaligus memantau perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan warga.

    Dalam suasana santai dan humanis, personel berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai informasi, kondisi lingkungan, serta perkembangan situasi yang dirasakan warga.

    Selain mempererat komunikasi, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kepedulian antarwarga, serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Bincang bersama masyarakat menjadi bagian dari pendekatan Polri yang hadir, mendengar, dan merespons. Melalui komunikasi langsung seperti ini, personel dapat membangun kepercayaan sekaligus memperoleh informasi awal mengenai potensi kerawanan di lingkungan masyarakat.

    Polsek Delang terus mendorong kegiatan sambang dan dialogis sebagai langkah preventif dan deteksi dini, sehingga kehadiran Polri tidak hanya dirasakan saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam aktivitas keseharian masyarakat. (Hms)

  • Kapolda Kalteng Terima Tim Penelitian Sespim Lemdiklat Polri, Dorong Kepemimpinan Futuristik dan Penegakan Hukum Modern

    Kapolda Kalteng Terima Tim Penelitian Sespim Lemdiklat Polri, Dorong Kepemimpinan Futuristik dan Penegakan Hukum Modern

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. menerima kunjungan Tim Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri dalam rangka penelitian tahap II di Polda Kalteng, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (19/8/2026).

    Hadir dalam penelitian, Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Drs. Agus Djaka, dan sejumlah staf lainnya, serta diikuti Wakapolda, para pejabat utama dan personel Polda Kalteng.

    Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas digelarnya penelitian dari Sespim ini sebagai upaya mewujudkan Polri yang Modern.

    “Kami sangat senang menjadi objek penelitian. Kegiatan ini sangat penting untuk kemajuan institusi dan diharapkan bisa melahirkan kesimpulan dan rekomendasi yang menjadi masukan baik bagi Polda Kalteng,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Kapolda menyebut bahwa ada sepuluh kompetensi utama yang harus dimiliki pimpinan Polri lulusan Sespim yaitu pembuatan keputusan strategik, kecerdasan emosional, komunikasi efektif, kemampuan memimpin tim, adaptabilitas, visi dan strategic thinking, kemampuan mendayagunakan teknologi, empati, pelayanan ekstra, serta ketahanan mental.

    Polisi masa depan harus profesional, cerdas, bermoral, modern, transformatif, dan kolaboratif. Mampu berpikir strategik namun tetap rendah hati, menggunakan teknologi namun tetap menjunjung etika.

    “Semoga digelarnya penelitian bisa menjadi sarana evaluasi untuk memperkuat peran Polri dalam menjawab tantangan tugas ke depan, khususnya di bidang penegakan hukum,” pungkasnya.

    Sementara itu, Irjen Pol Agus Djaka yang juga selaku ketua tim penelitian sespim di Polda Kalteng menambahkan bahwa ada lima point rekomendasi utama hasil diskusi terkait kepemimpinan Polri di masa depan.

    “Rekomendasi itu, ialah pola pikir Futuristik, penguatan Data-Driven Decision Making, dukungan terhadap Cybercrime dan Smart Policing, Penegakan Hukum Modern, Transparan, dan Berkeadilan, serta pendidikan Sespim Lemdiklat Polri yang Berkelanjutan,” demikan Irjen Agus. (adji)

  • Berikan Rasa Aman,Ditpolairud Sambangi dan Beri Himbauan Kepada Masyarakat

    Berikan Rasa Aman,Ditpolairud Sambangi dan Beri Himbauan Kepada Masyarakat

    Buntok – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah perairan, Ditpolairud Polda Kalimantan tengah melalui Kapal Patroli KP XVIII-2001 melaksanakan kegiatan sambang sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat pesisir dan nelayan, Rabu (19/08/2025).

    Dirpolairud,Kombes Pol, Dony Eka Putra S.I.K.,M.H melalui Komandan Kapal Polisi KP XVIII-2001 Aipda Aris Pujianto S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas preventif kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di wilayah perairan.

    “Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk patroli keamanan, tapi juga untuk membangun komunikasi yang baik, menyerap aspirasi, serta memberikan edukasi terkait keselamatan di sungai dan pentingnya menjaga kamtibmas,” ujar Aris.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Kapal Patroli KP XVIII-2001 menyambangi sejumlah titik seperti dermaga, tambatan perahu, serta pemukiman nelayan. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, mengutamakan keselamatan saat melaut, serta tidak melakukan aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan dengan bahan peledak atau racun.

    Selain itu, masyarakat juga diajak untuk ikut serta menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas di wilayah perairan.

    Aipda Aris Pujianto S.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang ini akan terus dilakukan secara rutin guna mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta memastikan bahwa wilayah perairan tetap aman dan kondusif.

    “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Sinergi antara Polri dan warga sangat penting untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan,” tutupnya.

    Dengan kegiatan ini,Ditpolairud menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.”(kp2001)

  • Ditsamapta Polda Kalteng Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Petuk Katimpun

    Ditsamapta Polda Kalteng Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Petuk Katimpun

    Palangka Raya – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah melalui Unit Pammat Subdit Gasum melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026).

    Tim Pammat Subdit Gasum bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Setibanya di lokasi, personel segera menyiapkan peralatan pemadaman dan mencari sumber air terdekat untuk menjangkau titik api.

    Upaya pemadaman dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area lainnya. Personel juga melaksanakan pemadaman dan pendinginan lahan di sekitar titik kebakaran serta menyiram area sekitar rumah warga sebagai langkah antisipasi agar api tidak merembet ke permukiman.

    Hingga laporan dibuat, proses pemadaman masih berlangsung dengan situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Dalam pelaksanaan kegiatan, personel dilengkapi perlengkapan berupa masker, sepatu boot, dan topi rimba serta menggunakan kendaraan kesatuan R6 Bansar Karhutla untuk mendukung proses penanganan di lapangan.

    Direktur Samapta Polda Kalteng menegaskan bahwa jajaran Samapta akan terus bergerak cepat dalam merespons setiap laporan masyarakat terkait karhutla. Upaya pemadaman dilakukan secara maksimal untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan.

    “Setiap laporan terkait kebakaran hutan dan lahan harus segera ditindaklanjuti. Personel di lapangan terus berupaya melakukan pemadaman dan memastikan api tidak merembet ke wilayah lainnya, khususnya ke area permukiman masyarakat,” ujar Viddy.

    Kegiatan penanganan karhutla tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan. Ditsamapta Polda Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. (Pids/)

  • Menteri Kehutanan Turun Langsung Pantau Karhutla di Kalimantan Tengah

    Menteri Kehutanan Turun Langsung Pantau Karhutla di Kalimantan Tengah

    Palangka Raya, — Menteri Kehutanan bersama Gubernur Kalimantan Tengah dan Kapolda Kalimantan Tengah, beserta rombongan Pejabat lain nya, meninjau langsung lokasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026).

    Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya penanganan dan pemadaman karhutla berjalan secara maksimal. Rombongan juga memantau titik-titik yang terdampak kebakaran serta langkah-langkah yang dilakukan oleh personel gabungan dalam mengendalikan api agar tidak meluas.

    Dalam proses pemadaman, personel Brimob Polda Kalimantan Tengah turut diterjunkan bersama unsur terkait untuk membantu melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi. Personel dikerahkan dengan mengutamakan keselamatan serta mempercepat upaya pengendalian api di area yang terbakar.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya penanganan karhutla bersama seluruh unsur yang terlibat.

    “Personel Brimob Polda Kalteng kami turunkan untuk membantu pemadaman karhutla yang sedang marak terjadi di Daerah Kalimantan Tengah. Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya maksimal mengendalikan api dan mencegah agar kebakaran tidak meluas. Keselamatan personel dan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pemadaman,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Ia menambahkan, sinergi dan koordinasi antarpersonel di lapangan menjadi hal penting dalam menghadapi karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi lahan dan medan yang cukup menantang.

    Peninjauan langsung oleh Menteri Kehutanan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah dan aparat terhadap penanganan karhutla di wilayah Kota Palangka Raya.

    Dengan keterlibatan seluruh unsur, diharapkan titik api di kawasan Petuk Katimpun dapat segera dikendalikan dan upaya pencegahan terhadap meluasnya karhutla dapat terus dilakukan secara optimal.

  • Polres Lamandau Kembali Ungkap Curanmor dan Narkotika, 10 Kendaraan Roda Dua serta 1,2 Kilogram Sabu Diamankan

    Polres Lamandau Kembali Ungkap Curanmor dan Narkotika, 10 Kendaraan Roda Dua serta 1,2 Kilogram Sabu Diamankan

    Lamandau – Polres Lamandau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui pengungkapan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika di wilayah Kabupaten Lamandau. Dalam pengungkapan tersebut, jajaran Polres Lamandau berhasil mengamankan 10 unit kendaraan roda dua serta barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1.216,19 gram atau sekitar 1,2 kilogram Rabu (19/08/2026).

    Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Lamandau dalam menindak berbagai bentuk tindak pidana yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menunjukkan keseriusan Kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

    Dalam pengungkapan kasus narkotika, petugas mengamankan tiga bungkus plastik berukuran besar berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan total berat kotor 1.216,19 gram (1,2kg).

    Selain barang bukti sabu, petugas turut mengamankan uang tunai Rp490 ribu, satu unit telepon seluler, serta satu unit kendaraan roda dua jenis Honda berwarna hitam.

    Sementara dalam pengungkapan kasus curanmor, Polres Lamandau berhasil mengamankan 10 kendaraan roda dua dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Lamandau. Kendaraan tersebut terdiri dari beberapa jenis, di antaranya Honda Supra, Honda Beat, Honda MegaPro, Yamaha Jupiter, Yamaha Vixion, dan Honda Supra 125 X.

    Dari 10 kendaraan yang diamankan, dua unit di antaranya telah diketahui memiliki laporan polisi terkait kasus kehilangan kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Bulik. Sementara delapan kendaraan lainnya ditemukan dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Lamandau dan masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui keterkaitannya dengan tindak pidana yang terjadi.

    Sejumlah kendaraan tersebut ditemukan dari berbagai lokasi, antara lain Jalan Sudiro Kecamatan Bulik, depan Kantor Dukcapil, Simpang Dinsos, kawasan Showroom Bundaran Burung, Jalan Lintas Trans Kalimantan, Desa Sekoban Kecamatan Lamandau, Kecamatan Delang, hingga kawasan Simpang Polres Lamandau.

    Pengungkapan dua kasus tersebut menunjukkan bahwa Polres Lamandau tidak hanya melakukan penindakan terhadap tindak pidana konvensional, tetapi juga terus memperkuat upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika yang dapat mengancam masyarakat dan generasi muda.

    Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras personel dalam melakukan penyelidikan, menindaklanjuti informasi masyarakat, serta mengembangkan setiap temuan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan guna mengungkap jaringan maupun pelaku yang terlibat dalam tindak pidana.

    Polres Lamandau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penegakan hukum, patroli, penyelidikan, dan deteksi dini guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Lamandau.

    Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga keamanan kendaraan, serta tidak ragu memberikan informasi kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, tindak pencurian, maupun dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

    Pengungkapan ini menjadi komitmen nyata Polres Lamandau untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, memberantas kejahatan dan narkotika, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lamandau. (Hms)

  • Satbrimob Polda Kalteng Tingkatkan Kemampuan Personel Melalui Latihan Jibom

    Satbrimob Polda Kalteng Tingkatkan Kemampuan Personel Melalui Latihan Jibom

    Palangka Raya – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan penanganan khusus. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan Peningkatan Kemampuan Penjinakan Bom (Jibom) yang dipimpin langsung oleh Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., di Lapangan Mako Satbrimob Polda Kalteng, Jl. Tjilik Riwut Km. 32, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026).

    Kegiatan latihan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga sekaligus meningkatkan profesionalisme personel dalam melaksanakan tugas di lapangan. Melalui latihan yang dilaksanakan secara terarah dan berkesinambungan, personel diharapkan semakin terampil, sigap, serta mampu mengambil tindakan secara tepat sesuai dengan prosedur dalam menghadapi ancaman bahan peledak.

    Dalam arahannya, Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menekankan bahwa latihan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dari kesiapan personel dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

    “Latihan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel. Kuasai setiap materi dengan sungguh-sungguh, ikuti seluruh tahapan latihan sesuai prosedur, dan selalu utamakan keselamatan. Kemampuan yang dimiliki nantinya harus dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Dansatbrimob Polda Kalteng.

    Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kemampuan teknis harus diimbangi dengan ketenangan, ketelitian, serta kerja sama yang baik antarpersonel.

    Dengan adanya latihan peningkatan kemampuan Jibom ini, Satbrimob Polda Kalteng diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas sekaligus memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah.

    “Profesional dalam bertugas, sigap dalam bertindak, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” tutup Dansatbrimob Polda Kalteng.

  • Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Kalteng Intensifkan Harkamtibmas, Cegah Aksi Premanisme di Palangka Raya

    Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Kalteng Intensifkan Harkamtibmas, Cegah Aksi Premanisme di Palangka Raya

    Palangka Raya – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah melalui Tim Patroli Perintis Presisi PPRC melaksanakan patroli Harkamtibmas di seputaran Kota Palangka Raya, Rabu dini hari 19/8/2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi premanisme maupun gangguan Kamtibmas.

    Patroli dipimpin oleh Danru Patroli Perintis Presisi, Briptu Dwi Saifudin, dengan menyasar sejumlah kawasan yang menjadi rute patroli di wilayah Kota Palangka Raya. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan penyisiran dan pemantauan situasi guna memastikan kondisi keamanan tetap aman dan kondusif.

    Rangkaian patroli diawali dengan apel keberangkatan. Selanjutnya, personel bergerak melakukan patroli di sejumlah kawasan, antara lain kawasan Tjilik Riwut, Taman Km 5, Danau Mare, Bubut, Rajawali, Lele, Bukit Keminting, Yos Sudarso, kawasan Gedung Merah Putih UPR, G. Obos, Ir. Soekarno, Bangas Permai, Temanggung Tilung, Sisinga Mangaraja hingga Imam Bonjol sebelum kembali ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng.

    Selama kegiatan berlangsung, personel secara aktif menyisir sejumlah lokasi dan tidak menemukan adanya hal-hal menonjol yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas. Kondisi di sepanjang rute patroli secara umum terpantau aman dan kondusif.

    Selain melakukan pemantauan, personel juga menyambangi petugas jaga di kawasan Gedung Merah Putih UPR. Dalam kesempatan tersebut, petugas diberikan imbauan agar segera menghubungi Call Center Kepolisian 110 apabila terjadi gangguan Kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian.

    Patroli juga menyasar kawasan Jalan Ir. Soekarno. Di lokasi tersebut, personel mendapati sejumlah remaja yang sedang nongkrong di tempat gelap. Petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis agar para remaja tersebut segera kembali ke rumah demi menjaga keamanan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

    Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol. Viddy Dasmasela, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan patroli Harkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

    “Patroli Perintis Presisi terus kami tingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Viddy.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seputaran Kota Palangka Raya serta mencegah berbagai hal yang dapat menjadi potensi gangguan Kamtibmas.

    Usai seluruh rangkaian kegiatan, Tim Patroli Perintis Presisi PPRC Ditsamapta Polda Kalteng kembali ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng dalam keadaan aman dan kondusif.

    Ditsamapta Polda Kalteng berkomitmen untuk terus hadir melalui kegiatan patroli preventif dan humanis guna menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat di Kota Palangka Raya. (Pids/)

  • Sinergi Lintas Sektor, Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng

    Sinergi Lintas Sektor, Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng

    Palangka Raya – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Ph.D., bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, S.I.Kom., serta Dirsamapta Polda Kalteng Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., meninjau langsung lokasi Karhutla di Tumbang Nusa dan Kelurahan Petuk Ketimpun.

    Kegiatan peninjauan tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal dan terkoordinasi. Kehadiran unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Kepolisian menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    Penanganan secara terpadu dilakukan sebagai langkah untuk mencegah meluasnya kebakaran, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam memastikan setiap upaya penanggulangan Karhutla dapat dilaksanakan secara efektif di lapangan.

    Dirsampata Polda Kalteng Viddy Dasmasela menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan soliditas seluruh unsur dalam menghadapi Karhutla. Sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci dalam mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya kebakaran.

    Melalui sinergi lintas sektor tersebut, penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus berjalan secara optimal, terkoordinasi, dan berkesinambungan guna melindungi masyarakat serta lingkungan.

    “Sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam menghadapi Karhutla. Dengan koordinasi dan kesiapsiagaan yang solid, penanganan di lapangan dapat dilakukan secara optimal demi menjaga masyarakat dan lingkungan,” ujar Viddy.

    Upaya penanganan Karhutla ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan koordinasi, serta memastikan setiap potensi Karhutla dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Kolaborasi lintas sektor akan terus dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. (Pids/)

  • Alarm Stelling, Siswa Diktukba SPKT Polri T.A. 2026 SPN Polda Kalteng Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Alarm Stelling, Siswa Diktukba SPKT Polri T.A. 2026 SPN Polda Kalteng Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Bukit Rawi, Pulang Pisau, Kalteng — Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2026 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah melaksanakan latihan Alarm Stelling sebagai bagian dari pembentukan kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan ketanggapan personel dalam menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kaden Pengasuh AKP Petrus Eko dan didampingi oleh seluruh pengasuh siswa. Dalam pelaksanaannya, para siswa dituntut untuk segera merespons alarm, menempati posisi yang telah ditentukan, serta melaksanakan tugas sesuai arahan dan prosedur yang berlaku.

    Latihan Alarm Stelling juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa agar senantiasa memiliki sikap siaga, disiplin, tanggap, dan bertanggung jawab. Kecepatan dalam merespons setiap perintah menjadi salah satu aspek penting yang terus dilatih selama proses pendidikan.

    AKP Petrus Eko menekankan kepada para siswa agar mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh serta memahami bahwa kesiapsiagaan merupakan bagian penting dari tugas sebagai anggota Polri.

    “Latihan ini bukan sekadar menguji kecepatan, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ujar AKP Petrus Eko.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Melalui latihan Alarm Stelling ini, diharapkan para siswa Diktukba SPKT Polri T.A. 2026 semakin siap menjadi personel Polri yang profesional, disiplin, tanggap, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.