Karhutla nggak selalu dimulai dari api yang besar. Kadang, semuanya berawal dari satu titik kecil yang dianggap sepele. Karena itu, mahasiswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Lemdiklat Polri yang tergabung dalam Satgas Edukasi Pencegahan Karhutla terus bergerak menyambangi masyarakat di wilayah Kabupaten Sukamara untuk memberikan edukasi secara langsung, Rabu (02/09/2026) Pagi.
Lewat komunikasi yang santai dan humanis, mahasiswa SIP mengajak masyarakat memahami bahaya Karhutla, dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan sehari-hari, serta pentingnya tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan. Dalam kegiatan tersebut, edukasi juga disampaikan kepada personel Manggala Agni sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pencegahan Karhutla.
Kegiatan ini bukan sekadar menyampaikan larangan. Lebih dari itu, mahasiswa SIP bersama Manggala Agni mengajak masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam mencegah Karhutla sejak dari lingkungan sekitar. Karena semakin banyak yang peduli dan bergerak bersama, semakin kecil peluang api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas di lapangan. Ada peran kita semua di dalamnya. Satu api yang tidak jadi dinyalakan, satu lahan yang tidak dibakar, bisa berarti banyak hal yang terselamatkan.
Dari edukasi, tumbuh kesadaran. Dari kesadaran, lahir aksi. Bersama mahasiswa SIP, Manggala Agni, dan masyarakat, mari jaga lingkungan dan cegah Karhutla sejak dini.(HMS)

Tinggalkan Balasan