DAS Mengalir, Perhatian Tak Berakhir: Polsek Marikit Konsisten di Lapangan

Ditulis oleh

di

KATINGAN – Polsek Marikit – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah. Personel Polsek Marikit kembali turun ke lapangan untuk memantau kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan di wilayah Kecamatan Marikit pada Senin pagi (17/08/2026). Di tengah semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat melalui kesiapsiagaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marikit IPTU Budi Hartono, S.H., menyampaikan bahwa monitoring debit air dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mendeteksi setiap perkembangan kondisi DAS Katingan sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Tak berhenti pada pemantauan dari kejauhan, personel melakukan pengecekan langsung dengan memantau ketinggian air serta memperhatikan kondisi arus sungai. Hasil pengamatan menunjukkan debit DAS Katingan mengalami penurunan akibat musim kemarau, dengan ketinggian sekitar ±4,5 meter dari permukaan tanah dan belum ditemukan perubahan yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Perhatian terhadap kondisi sungai juga diiringi kewaspadaan terhadap faktor cuaca dan lingkungan sekitar bantaran. Masyarakat diimbau tetap waspada serta segera menyampaikan informasi apabila terjadi kenaikan debit air atau perubahan kondisi yang memerlukan penanganan, sehingga situasi tetap aman dan kondusif dalam suasana semarak Kemerdekaan.

DAS Katingan terus mengalir mengikuti dinamika alam, namun perhatian terhadap keselamatan masyarakat tidak boleh ikut surut. Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kehadiran Polsek Marikit di lapangan menjadi wujud pengabdian untuk memastikan wilayah tetap aman, masyarakat terlindungi, dan kondisi DAS Katingan senantiasa terpantau. (RR25)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *