Polsek Sematu Jaya Gencarkan Cooling System Ketahanan Pangan melalui Pekarangan Bergizi di Menthobi Raya

 

LAMANDAU – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Sematu Jaya melaksanakan kegiatan cooling system ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan bergizi di wilayah Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Rabu (9/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menyasar Desa Bukit Raya (desa binaan), Desa Bukit Makmur (desa sentuhan), serta Desa Melata (desa pantauan). Adapun lokasi kegiatan dipusatkan di Desa Bukit Raya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan sambang kepada warga yang memanfaatkan lahan pekarangan pribadinya seluas 5 x 5 meter untuk ditanami daun bawang. Pemanfaatan lahan pekarangan ini menjadi salah satu contoh nyata penerapan konsep pekarangan bergizi guna mendukung kebutuhan pangan keluarga.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, di antaranya mengajak warga untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari lingkungan keluarga, memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan tidak produktif, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong dan musyawarah dalam kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, menggunakan benih unggul dalam bertani, serta mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia. Di sisi lain, warga diimbau untuk tetap mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan segera melaporkan apabila terdapat hal menonjol kepada pihak kepolisian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat semakin dirasakan sebagai mitra yang mampu menampung aspirasi warga, sekaligus menumbuhkan semangat produktif dan kepedulian terhadap ketahanan pangan keluarga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *